Ini Dia Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan yang Perlu Anda Tahu

Ini Dia Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan yang Perlu Anda Tahu

Ini Dia Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan yang Perlu Anda Tahu

Kehamilan memang begitu berharga bagi tiap pasangan. Berawal dari proses kehamilan inilah, sebuah kehidupan baru dimulai. Tak heran, banyak pasangan yang senang bukan kepalang ketika mengetahui si istri tengah hamil. Karenanya, berbagai upaya untuk menjaga kesehatan pun dilakukan.

Pelancar Asi

Jika Anda juga seorang istri yang sedang hamil, Anda tentu juga akan ekstra hati -hati untuk menjaga kehamilan Anda bukan? Ada banyak pantangan yang perlu dipatuhi oleh para ibu hamil. Anda mungkin sudah pernah mendengar berbagai pantangan tersebut dari para orang tua atau keluarga.

Sayangnya, aneka pantangan yang banyak dipercaya oleh masyarakat ini terkadang hanya mitos. Memang ada banyak mitos seputar kehamilan yang dijadikan patokan para ibu hamil. Anda pun mungkin termasuk salah seorang yang mengamini mitos tersebut.

Namun, ada baiknya Anda menelusuri lagi berbagai mitos tentang kehamilan tersebut. Jangan sampai Anda justru tidak melakukan hal -hal yang baik bagi janin, atau pun sebaliknya. Nah, berikut ini ada beberapa informasi menarik mengenai mitos vs fakta tentang kehamilan yang perlu Anda tahu.

Mitos : Kaitan bentuk perut ibu dan jenis kelamin janin
Masyarakat percaya kalau bentuk perut ibu membulat ke samping, artinya janin di rahimnya adalah perempuan. Bila perut ibu hamil meruncing ke depan, artinya janin tersebut laki -laki.

Faktanya …
Setiap wanita mempunyai bentuk tubuh alaminya masing -masing, yang bisa mempengaruhi bentuk perutnya saat hamil. Wanita bertubuh mungil, saat hamil umumnya memiliki bentuk perut yang berbeda pula dengan wanita bertubuh tinggi besar, yang tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin janinnya.

Mitos : gerhana bulan
Masyarakat umum mempercayai kalau ibu hamil yang menonton langsung gerhana bulan, dapat membuat bayi yang di rahimnya cacat dengan bibir sumbing.

Faktanya …
Bayi lahir dengan bibir sumbing umumnya disebabkan faktor genetik, faktor lingkungan, dan gizi yang didapat bayi. Karenanya, tidak ada kaitannya bayi dengan bibir sumbing dengan gerhana bulan.

Mitos : tidak boleh mandi
Mitos satu ini memang cukup menarik. Para ibu hamil dilarang mandi karena dapat membuat kotoran yang terdapat di air meresap di tubuh. Dengan begitu, bayi akan terkontaminasi kotoran dari tubuh si ibu.

Faktanya …
Di dalam rahim, bayi dilindungi dengan sempurna oleh selaput lendir atau ketuban. Ketuban ini tidak akan membiarkan kotoran menembus hingga ke tubuh bayi dan menjadikannya terkontaminasi. Justru, bila Anda tidak mandi, kuman dan penyakit justru akan mengganggu kesehatan Anda, yang bisa berpengaruh pula pada janin.

Mitos : harus makan dua kali lebih banyak
Seorang ibu yang sedang hamil membutuhkan makanan untuk porsi dua orang, yakni untuk dirinya sendiri dan untuk janin di rahimnya.

Faktanya …
Kebutuhan nutrisi ibu hamil memang akan meningkat. Selain butuh makanan untuk dirinya sendiri, ibu hamil juga perlu memberi makan janin di rahimnua. Tapi, ini bukan berarti Anda harus makan dua kali lebih banyak dalam sekali makan.

Wanita dengan berat badan normal, hanya memerlukan 300 kalori tambahan per hari untuk janinnya. Jadi, ini bukan berarti porsi makan Anda jadi dua kali lipat. 300 kalori ini setara dengan satu gelas susu skim saja. Lebih baik, Anda makan dengan porsi tetap sedikit, tapi lebih sering.

Mitos : Tidak boleh berhubungan intim
Banyak yang percaya kalau hubungan intim yang dilakukan selama masa kehamilan akan membahayakan janin, sehingga tidak boleh dilakukan.

Faktanya …
Bayi di dalam rahim terlindung dengan baik oleh kantung ketuban, otot rahim, serta lapisan lendir yang tebal di area mulut rahim.

Karenanya, sekali pun Anda berhubungan seksual dan mengalami orgasme, hal ini tidak akan membahayakan bagi janin. Namun, jika Anda punya riwayat rahim lemah dan keguguran, Anda bisa mengkonsultasikannya terlebih dahulu.

Pelancar Asi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *